Pesanggrahan Ambarrukmo, Saksi Sejarah Pemkab Sleman

Laporan Reporter Tribun Jogja, Mona KriesdinarTRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN –  Empat orang Bupati Sleman, tercatat pernah berkantor di Pesanggrahan Ambarrukmo. Tempat ini, dulunya memang menjadi kantor pusat pemerintahan Daerah Tingkat II Sleman, sebelum kemudian dipindahkan ke Dusun Beran, Tridadi, pada tahun 1964 dan berubah menjadi Pemerintahan Kabupaten Sleman.

Catatan sejarah pesanggrahan ditandai dengan sebuah tetengger yang berada di depan pendopo. Tetengger tersebut, mengabadikan nama – nama pejabat kepala daerah yang pernah berkantor di tempat tersebut terhitung sejak tahun 1947 hingga tahun 1964.

Empat Bupati tersebut meliputi Bupati Sleman periode pertama yakni KRT Pringgodiningrat (1945-1947), kedua KRT Projodiningrat (1947-1950), KRT Dipodiningrat (1950-1955), KRT Prawirodiningrat (1955-1959), serta KRT Murdodiningrat (1959-1974).

Kini, Pesanggrahan Ambarrukmo berada di kawasan pusat bisnis dan perdagangan. Diapit dua bangunan megah yakni Ambarrukmo Plaza yang merupakan pusat perbelanjaan modern, sementara di samping kirinya berdiri Hotel Royal Ambarrukmo Plaza. Meski begitu, keberadaan pesanggrahan tampak berbeda dari bangunan sekitarnya. Lantaran bangunan ini masih mempertahankan seni arsitektur jawa asli.

Hal ini bisa dilihat dari keberadaan bangunan yang didominasi menggunakan warna hijau tua serta dihiasi ukiran – ukiran pada tiap bagian tiang bangunan. Menurut Anas Mubakir, selaku Kepala Seksi Sejarah, Nilai dan Tradisi Disbudpar Kabupaten Sleman, secara arsitektur, bangunan tersebut terdiri atas bangunan Pendopo, Pringgitan, Gandok kiwo, Gandok Tengen, Ndalem (Sentong Tengah, Sentong Kiwo dan Sentong Tengen). “Sentong Tengah biasanya tak ditinggali karena sakral, digunakan sebagai lambang bersemayamnya Dewi Sri,” ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Pesanggrahan Ambarrukmo, Saksi Sejarah Pemkab Sleman, http://jogja.tribunnews.com/2012/05/15/pesanggrahan-ambarrukmo-saksi-sejarah-pemkab-sleman.
Penulis: mon

Please follow and like us:

Recommended For You

About the Author: admin

Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*