Pelayanan SKTS di Wilayah Kabupaten Sleman Dihentikan

Merujuk pada Pasal 63 UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana diubah dengan UU Nomor 24 Tahun 2013, ayat (1) menyebutkan bahwa Penduduk Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Tetap yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el. Pasal (3) KTP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku secara nasional.

Atas dasar itulah, Pemerintah Kabupaten Sleman menerbitkan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil. Lebih spesifik diterbitkan Peraturan Bupati Sleman Nomor 39 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 7 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.

Di dalam Perbup 39 Tahun 2017 tersebut, di Bab VI Ketentuan Penutup, Pasal 65 menyatakan bahwa Perbup 80 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelanggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil dinyatakan tidak berlaku. Salah satu jenis pelayanan yang diatur dalam Perbup Nomor 80 tahun 2009 tersebut adalah pelayanan Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS). Karena di dalam Perbup terbaru tidak mencantumkan pelayanan SKTS, maka otomatis pelayanan SKTS dihentikan.

Hal tersebut diperkuat dalam sosialisasi adminduk di Kecamatan pada Kamis (1/3) dan Rakor Kasi Pelayanan Umum di Dinas Dukcapil Sleman pada Kamis, 8 Maret 2018, bahwa sejak Jumat (9/3) Pelayanan Surat Keterangan Tempat Tinggal Sementara (SKTS) di hentikan. Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Depok pun memerintahkan stafnya khususnya di bagian penerimaan berkas kependudukan, untuk tidak menerima berkas SKTS karena sesuai keputusan tersebut.

“Sebagai alternatif jika ada penduduk luar Sleman yang membutuhkan surat keterangan bahwa yang bersangkutan bertempat tinggal sementara di wilayah Sleman, Pemerintah Desa dapat menerbitkan surat keterangan yang menyatakan bahwa penduduk tersebut tinggal di wilayah tersebut, bukan dengan “Surat Keterangan Domisili”, jelas Suryo Adi K. Kasi Pindah Datang Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Sleman ketika dikonfirmasi melalui WA.

Surat Keterangan Domisili yang dulu diterbitkan Pemerintah Desa juga sudah dihentikan sejak 2015. “Kemudian dalam pelayanan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) di Kantor Imigrasi bagi WNA yang tinggal sementara di wilayah Sleman, karena di dalam persyaratan ada Surat Keterangan Domisili, maka sebagai alternatifnya adalah WNA yang akan mengurus KITAS membuat surat pernyataan bahwa benar-benar tinggal di wilayah tersebut dengan diberi materai cukup, diketahui RT-RW-Desa”, imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Iskandar Widagdo, Kasi Identitas Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Dukcapil Sleman :

“SKTS sudah tidak ada dalam Perbub terbaru. Semua layanan adminduk termaktub di Perbub terbaru, yang tidak ada berarti tidak ada layanan adminduknya”, jelasnya.

 

Please follow and like us:
About admin 847 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

4 Comments

  1. lah terus layanan ini diganti dengan apa min, jika ada yang memebutuhkan surat domisili?

    • Terbit Surat Keterangan, dari Desa, yang menerangkan bahwa penduduk tersebut berdomisili sementara di wilayah tersebut.

  2. Selamat sore Admin, saat proses pembuatan paspor diminta surat keterangan domisili hingga kecamatan, lalu dari kecamatan pengganti surat tersebut apa ya? terima kasih

    • Surat keterangan tempat tempat tinggal/domisili diterbitkan oleh Pemerintah Desa, Kecamatan hanya mengetahui/mengesahkan saja. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*