Pantau Penerapan Prokes, Satgas Covid-19 Kapanewon Depok Monitoring Pelaksanaan ASPD

Pelaksanaan Asesmen Standarisasi Penilaian Daerah (ASPD) jenjang Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) bagi kelas 6 mulai digelar Senin, (24/05/2021) dengan metode tatap muka langsung dan akan digelar selama kurang lebih 3 hari ke depan hingga Kamis, 27/05/2021. Sesuai dengan surat edaran dari Dinas Pendidikan tentang Permohonan Bantuan Kelancaran Pelaksanaan ASPD jenjang SD/MI ahun pelajaran 2020/2021, Kapanewon Depok diminta untuk mendukung mengkondisikan di wilayah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Satgas Covid-19 Kapanewon melakukan pemantauan di sejumlah SD untuk memantau penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 selama pelaksanaan ASPD.

“Beberapa waktu yang lalu, sejumlah sekolah mengirimkan surat pemberitahuan ASPD. Setidaknya ada 54 SD yang akan melaksanakan ASPD, “ tutur Wakhid Basroni.

Sebagai tindak lanjut dari hal tersebut, Kapanewon Depok menerjunkan tiga tim untuk memantau langsung. Masing-masing tim meninjau SD di setiap kalurahan. Panewu Depok Abu Bakar memimpin langsung jalannya pemantauan ASPD di sekolah yang ada di wilayah Kalurahan Condongcatur. Panewu Anom Wakhid Basroni memimpin pemantauan ASPD di wilayah Kalurahan Maguwoharjo, sedangkan di wilayah Kalurahan Caturtunggal dipimpin Kepala Jawatan Keamanan Aris Widiyantara.

“Hari pertama pelaksanaan ASPD saya memantau SD Gambiaranom dan SD Budi Mulia Dua Pandeansari, Kalurahan Condongcatur. Mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia. Secara umum sudah mengikuti prosedur operasional standar pelaksanaan ASPD dan menerapkan prokes, “ jelas Abu.

Sementara itu Wakhid Basroni dan tim meninjau SD Negeri Ringinsari, SD Negeri Nanggulan, dan SD Maguwoharjo I yang masuk  wilayah Kalurahan Maguwoharjo.

“Di sini ada 1 kelas 6, para peserta terbagi ke dalam 3 kelas, karena maksimal dalam 1 ruangan diisi 10 siswa,” ujar Sri Rahayu, Kepala SD Negeri Nanggulan yang juga menjadi Plt SD Negeri Ringinsari saat menerima kunjungan tim.

Secara prosedur, Wakhid menilai pihak panitia sudah patuh terhadap penerapan prokes. “Kami mengapresiasi hal tersebut. Sudah ada tempat cuci tangan dengan sabun, penyediaan tisu. Imbauan penerapan prokes, para panitia dan siswa memakai masker dan menjaga jarak, “ kata Wakhid.

Kondisi yang sama juga nampak di dalam pelaksanaan ASPD di SD Negeri Maguwoharjo 1. Para pengantar atau orang tua hanya boleh mengantar di gerbang sekolah. Sebelum masuk area sekolah, dicek suhu, mengenakan hand sanitizer atau cuci tangan. Pihak sekolah pun membagi tempat ujian ke dalam 7 ruangan mengingat ada 2 kelas paralel yang duduk di kelas 6. Panitia ASPD di SD N Maguwoharjo I ini pun menyediakan ruangan khusus bagi peserta yang sedang sakit, misal batuk dan flu untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran penyakit khususnya covid-19.

Sementara itu, Aris Widiyantara bersama tim memantau SD di wilayah Kalurahan Caturtunggal mengatakan bahwa ditargetkan Tim Satgas Covid-19 dapat memantau pelaksanana SD hingga usai. “Kita targetkan sehari 15 sekolah, yang dibagi ke dalam 3 tim. Satu tim 5 sekolah, “ tutur Aris.

Please follow and like us:
About admin 953 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*