Mudahkan Urus Data Kependudukan, Kapanewon Depok Optimalkan Aplikasi SIPAKDE

Kondisi pandemi COVID-19 yang belum kunjung reda, ditambah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, membuat akses mobilitas masyarakat serba terbatas. Tak terkecuali pelayanan publik yang termasuk sektor esensial di bidang pemerintahan, mengharuskan pembatasan jumlah petugas yang melayani karena masih diterapkannya sistem kerja work from home. Hal tersebut tentunya berdampak pada pembatasan jumlah permohonan tatap muka dan jam pelayanan.

Merespon kondisi tersebut, agar masyarakat pengguna layanan tetap bisa dilayani dengan baik dan meminimalisasi aduan masyarakat, Kapanewon Depok mengembangkan layanan daring Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Depok (SIPAKDE). Layanan ini merupakan pengembangan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang sempat dilakukan soft lanching bulan Februari 2020 lalu

“Layanan berbasis website ini kita kembangkan tak hanya untuk melayani dokumen KK dan KTP yang hilang atau penggantian, namun kini masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan tersebut karena ada perubahan elemen biodata, sekarang bisa difasilitasi,” ujar Ginoviva, Kepala Jawatan Umum Kapanewon Depok saat memberikan materi sosialisasi di Gedung Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, Senin (6/9/2021).

Acara sosialisasi tersebut dilaksanakan usai rapat koordinasi rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kalurahan Condongcatur setiap hari Senin, diikuti oleh Pamong dan Staf Pamong Kalurahan. Ginoviva menjelaskan bahwa pihak Jawatan Umum sengaja terjun langsung menyosialisasikan aplikasi SIPAKDE ke Kalurahan, mengingat masih kondisi PPKM Level IV yang belum memungkinkan untuk menghadirkan peserta datang ke Kapanewon Depok.

“Aplikasi SIPAKDE ini dapat diakses melalui tautan sipakde.slemankab.go.id. Masyarakat juga bisa mengurus Surat Keterangan Pindah Antar Kecamatan, Surat Keterangan Dispensasi Nikah, dan menyampaikan apresiasi maupun kritik melalui aplikasi SIPAKDE ini,” terang Ginoviva.

Salah satu kelebihan aplikasi ini adalah bisa melayani perubahan elemen biodata untuk Kartu Keluarga. Pihak Dinas Dukcapil Sleman pun mempunyai layanan yang sama, namun belum bisa untuk melayani perubahan elemen biodata.

“SIPAKDE hadir melengkapi sehingga memudahkan masyarakat. Ketika berkas permohonan KK sudah diunggah dan selesai diproses, masyarakat bisa mencetak mandiri di rumah, ataupun melalui mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang kini beroperasional 24 jam,” imbuhnya.

Lebih lanjut Ginoviva berharap dengan hadirnya aplikasi ini, semakin membantu masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi sehingga tidak sempat mengurus administrasi kependudukan langsung ke Kapanewon Depok. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mengurus data kependudukan saat penerapan PPKM Level IV.

“Jika masyarakat tidak bisa mencetak mandiri setelah pengajuan online, pihak Kapanewon Depok tetap melayani pencetakan dokumen kependudukan tersebut dengan tetap membawa berkas yang dipersyaratkan dan bukti tangkapan layar permohonan yang sudah selesai diproses, maka dokumen akan diberikan kepada pemohon,” pungkasnya. (Andri Afriyanto/KIM Depok)

Please follow and like us:
About admin 983 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*