Lurah se-Sleman Dikukuhkan, Emban Amanah Sebagai Pemangku Keistimewaan DIY

Usai dilantik menjadi Lurah oleh Bupati Sleman, masih bertempat yang sama saat prosesi pelantikan, para Lurah pun dikukuhan sebagai Pemangku Keistimewaan DIY oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kelima perwakilan Lurah dari Sleman kembali maju di hadapan Gubernur DIY.

“Atas rahmat dan barokah Allah Tuhan YME, Saya Gubernur DIY dengan resmi mengukuhkan Saudara-saudara sebagai Lurah Pemangku Keistimewaan DIY, ” ucap Sri Sultan saat membacakan naskah pengukuhan.

Jalannya pengukuhan di Gedung Pracimosono dihadiri oleh Bupati Sleman, Sekretaris Daerah Pemda DIY, Ketua DPRD Sleman, Sekretaris Daerah Sleman dan jajaran Perangkat Daerah Sleman. Sementara para Lurah lainnya mengikuti secara daring di Kantor Kapanewon masing-masing.

Usai mengukuhkan, Sri Sultan pun menyampaikan sambutannya. Beliau menggambarkan Lurah dengan tokoh pewayangan Punokawan. Secara budaya sebutan Lurah dikaitkan dengan Lurah Semar dari jagad perwayangan. Lurah Semar digambarkan sebagai sosok yang berani, bijaksana, kritis namun tetap loyal. Wayang bukan pentas para penguasa, tetapi juga kritik masyarakat dari para abdi. Semar bukan seorang penghimbau.

” … Ilmu yang dikuasai atasan selalu dijalankan dengan konsekuen agar ajaran dan nilai-nilai itu tidak terhenti sebagai pengetahuan dan imbauan saja, tetapi terwujud di dalam tindakan,  Ilmu iku kelakone kanthi laku.

Tokoh Semar dijadikan tokoh panutan para pamong penguasa. Pemimpin yang baik pun tetap membutuhkan pemomong. Mencari jati diri di dunia modern, bukanlah tugas moral, melainkan tugas politik. Politisilah yang harus menghidupkan nilai-nilai penguasa yang bisa menjadi panutan.

 

 

Please follow and like us:
About admin 866 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*