KWT Caturtunggal Dibekali Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian Lokal dan Kewirausahaan Online

Antusiasme anggota KWT Caturtunggal sangat terasa pada pelatihan pengolahan hasil hortikultura yang diselenggarakan pada tanggal 23 s/d 25 Juni 2021 bertempat di Balai Padukuhan Tempel. Pelatihan digelar selama tiga hari dengan materi pengolahan hasil pertanian, yang meliputi olahan basah dan kering. Serta pelatihan packing produk dan kewirausahaan online.

Acara tersebut terselenggara dengan dukungan Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, beserta mitra terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, UPTD BP4 VII Berbah, dan PPL Kapanewon Depok. Acara dibuka langsung oleh Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, didampingi oleh Ketua BPKal Caturtunggal, Ulu-ulu, dan Dukuh Tempel.

Pada hari pertama (23/6), disampaikan materi oleh Bayu Bharotodiastro, ST, MM, MBA, Konsultan Pemasaran PLUT Sleman, dan Masreza Parahadi, S.Pd, M. Biotech, Konsultan Produksi PLUT Sleman mengenai packing produk dan kewirausahaan online.

Bayu Bharotodiastro menyampaikan materi mengenai pengawasan mutu produk mulai dari standarisasi sampai quality control kelayakan produk. Selanjutnya untuk memberikan stimulus semangat motivasi kewirausahaan,

Masreza parahadi juga menyampaikan mengenai motivasi mengenai cara memulai usaha dan survive mengahadapi tantangan dalam mengelola sebuah usaha. Apalagi tatanan dunia sudah mengarah ke trend digital, jadi segala macam bentuk aktifitas hampir familier dilakukan secara online. Tak terkecuali dengan bisnis dan pemasaran.Metode SEO, copywriting, dll terkait bisnis online dari mulai pacaking barang sampai pemasaran.

Rencananya pada hari kedua dan ketiga materi akan difokuskan praktek memasak olahan hasil pertanian lokal dengan narasumber Ibu Ezra Chica’al Sandya, M.Pd, dan Tri Murhanjati Sholohah, M.Pd. Akan dilakukan praktek mengenai olahan basah dan kering. Beberapa produk olahan hasil pertanian lokal seperti klappertart labu kuning, schotel jagung, donat ubi ungu, keripik labu kuning, telur gabus ubi ungu, dan kastangel sukun akan dijelaskan secara teori dan praktek dari persiapan sampai finishing hasil akhir olahan hasil pertanian lokal tersebut.

Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, S.Psi, sangat mendukung kegiatan semacam ini guna mendukung tumbuhnya KWT (Kelompok Wanita Tani) yang memiliki produk yang layak jual yang tersegmentasi dan menjadi alternatif unggulan Kalurahan Caturtunggal. Harapannya dengan adanya kegiatan pelatihan seperti ini, tidak hanya berhenti sampai pelatihan, namun harus ditindaklanjuti dengan penerapan ke unit usaha KWT sehingga dapat lebih berkembang dan terus inovasi.

(Danang/Caturtunggal.id)

Please follow and like us:
About admin 975 Articles
Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


*