67% Usulan Anggaran 2021 Dialokasikan Untuk Pembangunan Non Fisik

Sebesar 67% atau sekitar Rp 1.239.833.000,- dari total pagu anggaran Rp 1.859.833.000,00 digunakan untuk pembangunan non fisik. Pagu tersebut merupakan usulan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman untuk 2021 yang disampaikan melalui Musyarawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Depok.

Musrenbang 2020 usulan tahun 2021 tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (28/1) sekitar pukul 08.30 di Corner Stone Hartono Mall Jalan Padjajaran, Kaliwaru, Condongcatur yang dihadiri oleh Camat Depok dan jajarannya, Bappeda Kabupaten Sleman, Perangkat Daerah terkait di lingkungan Kabupaten Sleman dan  di lingkungan Provinsi DIY, Instansi Vertikal, Pemerintah Desa, Lembaga Desa, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Dapil Depok-Berbah dan 1 Anggota DPRD DIY serta perwakilan kelompok masyarakat.

“Dipilihnya Hartono Mall adalah sebagai bentuk silaturahmi antara Pemerintah Kecamatan dengan pelaku usaha”, ujar Sekretaris Kecamatan Wakhid Basroni saat menyampaikan laporan penyelenggaraan Musrenbang 2020.

Lebih lanjut Wakhid menyampaikan bahwa usulan program ini merupakan hasil final usulan dari bawah secara berjenjang dari Musyawarah Padukuhan, Musrenbang Desa, dan di tingkat Kecamatan. Di tingkat kecamatan sendiri sudah melalui dua kali Pra Musrenbang untuk menyortir dan memilih program prioritas yang akan diusulkan di tingkat Kabupaten Sleman.

Porsi program pembangunan non fisik tersebut yang melebihi pembangunan fisik diapresiasi oleh Dona Saputra, perwakilan Bappeda Sleman. “Hanya 37 % atau sekitar Rp 620.000.000 yang dialokasikan untuk sarana fisik. Saya juga mengapresiasi kinerja Camat Depok beserta jajaran dan Pemerintah Desa atas hasil Musrenbang Kecamatan Depok. Ini pertama kalinya saya mengikuti Musrenbang di Mall”, ujarnya.

Sementara itu, Budi Sanyoto anggota DPRD Kabupaten Sleman menyoroti beberapa program yang menjadi pokok-pokok pikiran DPRD. Beberapa hal yang disoroti adalah pembangunan yang berwawasan lingkungan, konservasi air, selokan mataram, petani, dll.

Camat Depok pun memaparkan 7 program prioritas sesuai arahan Kabupaten Sleman dalam penyusunan usulan Musrenbang 2020 ini. “Kita juga mengusulkan pembangunan jalan tembus antara Padukuhan Demangan dengan Tambakbayan, karena ini akan membuka akses jalan serta mendukung perekonomian di wilayah tersebut”, ujar Abu Bakar.

Dalam paparannya, Camat Depok menyampaikan pula beberapa potensi yang ada di Kecamatan Depok serta gambaran riil beberapa kawasan yang diusulkan dalam pembangunan fisik. “Seperti jembatan Sopalan yang akan direvitalisasi, sudah beberapa kali diusulkan, namun juga belum terealisasi hingga tahun 2019. Padahal sudah ada DED-nya”.

Usai memaparkan, para perwakilan Perangkat Daerah yang akan mengampu program tersebut menyampaikan tanggapannya. Tanggapan meliputi besaran pagu anggaran, sasaran kegiatan, kesesuaian tupoksi dinas terkait, serta beberapa informasi terkini seputar program kegiatan di masing-masing instansi. Tak ketinggalan Pemerintah Desa dan perwakilan kelompok masyarakat menyampaikan tanggapan serta konfirmasi terkait usulan Musrenbang untuk Tahun 2021 tersebut.

Please follow and like us:

Recommended For You

About the Author: admin

Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Open chat
Hai, Warga Kecamatan Depok Sleman, Ada yang bisa kami bantu? Format : NamaLengkap#NIK#Alamat#Pertanyaan
Powered by