Nostalgia masa kecil, ratusan pelajar TK bermain dolanan tradisional

Anak-anak memang identik dengan bermain, baik bermain di lingkungan rumah dan sekolah sebagai wahana pengembangan psikomotorik anak. Dengan bermain, secara social sangat penting untuk menjadikan anak berbaur dan berkomunikasi serta bersosialisasi dengan teman sebayanya. Perkembangan teknologi menimbulkan pergeseran media bermain anak berkembang melalui permainan modern. Hal tersebut berimbas pada tergesernya permainan tradisional.

Guna lebih mengenalkan permainan tradisional kepada generasi emas, Pelajar TK Se-Kecamatan Depok mengikuti Festival Lagu Dolanan Anak. Acara yang rutin digelar setiap tahun tersebut diselenggarakan pada Kamis, 10 Mei 2017 di Pendopo Kecamatan Depok. Kegiatan ini masih satu rangkaian dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-101.

Acara dibuka oleh Kepala Seksi Masyarakat Tri Joko Saptono dengan memainkan gangsing tradisonal bersama belasan perwakilan peserta festival di Pendopo didampingi guru pendamping. Ada yang memainkan gangsing, angklung, kentongan, bahkan alat rumah tangga seperti wajan dan galon dimainkan untuk memeriahkan festival tersebut. Seluruh panitia Festival Lagu Dolanan Anak pun mengenakan pakaian adat Jawa. Tak ketinggalan para orang tua yang mendampingi ikut bersorak dan mengambl momen-momen menyenangkan tersebut melaui kamera.

16 Nomor urut disiapkan panitia dan para peserta akan tampil sesuai nomor urutnya. Nantinya para peserta akan dinilai oleh 3 orang Juri di bidangnya. Kejuaraan diambil 5 juara yakni juara 1, 2, 3 dan harapan 1 dan harapan 2. Pengumuman pemenang pun langsung disampaikan ketika acara paripurna oleh Tri Joko Saptono

Please follow and like us:

admin

Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*