Hari Jadi Sleman : Pelajar diajak melestarikan budaya melalui Lomba Mewiru Kain dan Berbusana Jawa dan Pidato Bahasa Jawa

Masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman Ke-101, Panitia Peringatan Tingkat Kecamatan Depok kembali mengadakan perlombaan di bidang pelestarian budaya. Lomba tersebut yakni Lomba Mewiru dan Berbusana Jawa serta Lomba Pidato Bahasa Jawa. Lomba tersebut dilaksanakan pada Selasa, 9 Mei 2017 di Pendopo Kecamatan Depok.

Acara dibuka langsung oleh Camat Depok, Drs. Budiharjo. Selain menyampaikan maksud dan tujuan diadakannya lomba tersebut, kegiatan ini merupakan wujud pelestarian budaya Jawa dalam hal berbusana dan sesorah. “Selain itu, tujuannya adalah untuk melestarikan budaya Jawa dalam berbusana pakaian adat gaya Ngayogyakarta Hadiningrat”.

Peserta Lomba Mewiru Kain dan Berbusana Jawa diikuti oleh sekitar 26 pelajar se-Kecamatan Depok mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA Sederajat. Khusus untuk lomba ini peserta harus laki-laki. Para peserta diperbolehkan dibantu oleh tim pendamping yang berasal dari pelajar pula. Lomba diawali dengan mewiru kain jarik/sinjang gaya Mataraman atau Gagrak Ngayogyakarta. Kemudian, peserta mengenakannya beserta kelengkapan pakaian adat Jawa pria.

Setelah lomba mewiru kain, acara dilanjutkan dengan lomba pidato berbahasa Jawa atau sesorah. Lomba pidato ini diikuti oleh 16 pelajar se-Kecamatan Depok. Para peserta diharuskan memakai busana Jawa saat sesorah. Mengunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pengantar. Mereka akan dinilai juga oleh 3 Juri yang sama dengan lomba mewiru kain.

Please follow and like us:

admin

Kecamatan Depok Kabupaten Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*